Senin, 18 Maret 2019

REFLEKSI


Nama     :Septi Nurwulandari
NIM      :P2A918027
Materi    :Criteria For Authentic Assessment Of Mathematics: Understanding Success, Failure And Inequality
Question Number
Question
5 Februari 2019
1
Apa yang telah saya pahami?
Penilaian merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam menentukan keberhasilan proses dan hasil belajar terutama pelajaran matematika, bukan hanya sebagai alat yang digunakan untuk menilai hasil belajar. Kegiatan penilaian memberikan gambaran dan informasi pada guru dalam rangka peningkatan kualitas mengajar dan membantu siswa mencapai perkembangan serta kemajuan belajarnya secara optimal. Kemajuan belajar siswa merupakan salah satu indikator keberhasilan guru mengajar. Penilaian autentik harus mendeskripsikan sikap, keterampilan, dan pengetahuan siswa berdasarkan dari pengalaman belajar mereka, bagaimana mereka mengaplikasikan pengetahuannya.
2
Apa yang belum saya pahami?
Saya belum memahami teknik penilaian autentik secara spesifik, teknik mana saja yang sebaiknya digunakan dalam penerapannya
3
Usaha-usaha apa saja yang dilakukan supaya saya paham?
Mencoba memahami kembali materi tentang penilaian autentik dalam pembelajaran matematika dan lebih lengkap lagi mencari materi pembahasannya dengan literasi di internet dan buku, bertanya dan minta penjelasan kepada teman kembali.
4
Apa yang saya dapatkan dari teman?
Karakter penilaian pada kegiatan penilaian autentik tidak hanya berorientasi pada karakteristik yang dimunculkan siswa, tetapi mencakup karakteristik metode pembelajaran, kurikulum yang sedang digunakan, fasilitas dan administrasi sekolah. Para siswa tidak hanya mengerjakan atau melakukan kegiatan sesuai dengan instruksi guru, tetapi dapat pula menunjukkan perilaku tertentu yang diinginkan sesuai rumusan tujuan pembelajaran, tetapi mampu mengerjakan sesuatu yang terkait dengan aplikasi pada konteks kehidupan nyata.
5
Apa yang saya berikan kepada teman?
Diskusi membahas penilaian autentik membuat kami saling mengerti dampak yang akan dihasilkan dari setiap poinnya


Nama     :Septi Nurwulandari
NIM      :P2A918027
Materi    :Penilaian Afektif dalam Pembelajaran Matematika
Question Number
Question
14 Februari 2019
1
Apa yang telah saya pahami?
Ø Ranah afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai yang mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai.
Ø Bangun kepercayaan dan kecintaan terhadap matematika
Ø Kemas materi semenarik mungkin dan sampaikan manfaat dalam mempelajari materi tersebut
Ø Ciptakan bahan ajar yang unik dan mudah dimengerti
Ø Kenali karakteristik siswa dan jangan buat siswa untuk takut mencoba
2
Apa yang belum saya pahami?
Secara spesifik penilaian afektif yang bagaimana yang relevan untuk digunakan dalam pembelajaran matematika?
3
Usaha-usaha apa saja yang dilakukan supaya saya paham?
Mencoba memahami kembali materi tentang penilaian afektif dalam pembelajaran matematika dan lebih lengkap lagi mencari materi pembahasannya dengan literasi di internet dan buku, bertanya dan minta penjelasan kepada teman kembali.
4
Apa yang saya dapatkan dari teman?
Dalam matematika komponen afektif yang penting untuk diukur yaitu: sikap siswa terhadap matematika yang menyangkut perbuatan, perasaan dan pikiran siswa, minat siswa terhadap matematika, dan konsep diri siswa terhadap pelajaran matematika
5
Apa yang saya berikan kepada teman?
Diskusi membahas penilaian afektif membuat kami saling mengerti dampak yang akan dihasilkan dari setiap poinnya


Nama     :Septi Nurwulandari
NIM      :P2A918027
Materi    :Framework for classroom assesment in mathematics
Question Number
Question
21 Februari 2019
1
Apa yang telah saya pahami?
Penilaian kelas adalah suatu bentuk kegiatan guru yang terkait dengan pengambilan keputusan tentang pencapaian kompetensi atau hasil belajar peserta didik yang mengikuti proses pembelajaran tertentu. Untuk itu, diperlukan data sebagai informasi yang diandalkan sebagai dasar pengambilan keputusan berhubungan dengan sudah atau belum berhasilnya peserta didik dalam mencapai suatu kompetensi. Data yang diperlukan dapat dijaring dan dikumpulkan selama pembelajaran berlangsung melalui prosedur dan alat penilaian yang sesuai dengan kompetensi yang akan dinilai. Sehingga diperoleh potret/profil kemampuan peserta didik dalam mencapai sejumlah kompetensi dasar yang tercantum dalam kurikulum.
2
Apa yang belum saya pahami?
Saya belum memahami teknik penilaian kelas secara spesifik, teknik mana saja yang sebaiknya digunakan dalam penerapannya serta saya belum memahami dalam pembelajaran matematika penilaian sikap dan penilaian pengetahuan yang manakah yang relevan untuk digunakan ?
3
Usaha-usaha apa saja yang dilakukan supaya saya paham?
Mencoba memahami kembali materi tentang penilaian kelas dalam pembelajaran matematika dan lebih lengkap lagi mencari materi pembahasannya dengan literasi di internet dan buku, bertanya dan minta penjelasan kepada teman kembali.
4
Apa yang saya dapatkan dari teman?
Penilain didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi unsur subjektifitas penilai. Dalam  hal ini pendidik harus menggunakan rubrik atau pedoman dalam pemberikan skor penilaian terhadap  jawaban peserta.Peniaian harus dilaksanakan secara utuh yang merefleksikan pengetahuan (kognitif), ketrampilan (psikomotor), dan sikap ( afektif), sesuai karakteristik masing-masing mata pelajaran. 
5
Apa yang saya berikan kepada teman?
Diskusi membahas penilaian kelas membuat kami saling mengerti dampak yang akan dihasilkan dari setiap poinnya


Nama     :Septi Nurwulandari
NIM      :P2A918027
Materi    :Analysis of Psichomotor Domain as a Relevant Faktor in The Understanding of Mathematical Concepsts
Question Number
Question
26 Februari 2019
1
Apa yang telah saya pahami?
Ranah psikomotor merupakan ranah yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu. Hasil belajar psikomotor ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari hasil belajar kognitif (memahami sesuatu) dan dan hasil belajar afektif (yang baru tampak dalam bentuk kecenderungan-kecenderungan berperilaku). Ranah psikomotor adalah berhubungan dengan aktivitas fisik, misalnya lari, melompat, melukis, menari, memukul, dan sebagainya.
Hasil belajar keterampilan (psikomotor) dapat diukur melalui: (1) pengamatan langsung dan penilaian tingkah laku peserta didik selama proses pembelajaran praktik berlangsung, (2) sesudah mengikuti pembelajaran, yaitu dengan jalan memberikan tes kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (3) beberapa waktu sesudah pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan kerjanya.
2
Apa yang belum saya pahami?
Pada penerapan baik indikator hasil belajar dan tujuan pembelajaran, bolehkah pada KD keterampilan hanya satu indikator dan satu tujuan pembelajaran ? dan langsung menggunakan ranah keterampilan level naturalisasi
3
Usaha-usaha apa saja yang dilakukan supaya saya paham?
Mencoba memahami kembali materi tentang ranah psikomotor dalam pembelajaran matematika dan lebih lengkap lagi mencari materi pembahasannya dengan literasi di internet dan buku, bertanya dan minta penjelasan kepada teman kembali.
4
Apa yang saya dapatkan dari teman?
Psikomotor dan matematika saling melengkapi dan relevan untuk pengembangan Teknologi. Jika digunakan dalam pengajaran oleh guru, guru harus selalu menggunakan prinsip-prinsip psikomotor dalam pengujian sebagai dasar untuk pengembangan optimal di tingkat makro.
5
Apa yang saya berikan kepada teman?
Diskusi membahas ranah psikomotor membuat kami saling mengerti dampak yang akan dihasilkan dari setiap poinnya


Senin, 25 Februari 2019

Domain Psikomotorik Dalam Pembelajaran Matematika


Domain Psikomotorik Dalam Pembelajaran Matematika

Ranah psikomotor merupakan ranah yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu. Hasil belajar psikomotor ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari hasil belajar kognitif (memahami sesuatu) dan dan hasil belajar afektif (yang baru tampak dalam bentuk kecenderungan-kecenderungan berperilaku). Ranah psikomotor adalah berhubungan dengan aktivitas fisik, misalnya lari, melompat, melukis, menari, memukul, dan sebagainya.
Hasil belajar keterampilan (psikomotor) dapat diukur melalui: (1) pengamatan langsung dan penilaian tingkah laku peserta didik selama proses pembelajaran praktik berlangsung, (2) sesudah mengikuti pembelajaran, yaitu dengan jalan memberikan tes kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (3) beberapa waktu sesudah pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan kerjanya. 
Ada beberapa taksonomi kemampuan psikomotorik. Diantaranya yang disusun oleh Simson tahun 1972, Anita Harrow tahun 1972 dan HR. Dave’s tahun 1975. Dari ketiga taksonomi tersebut yang paling sesuai untuk desain pembelajaran anak-anak adalah taksonomi dari HR. Dave.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBNV2coLKRY3Xq9VCMkYBxLKseKGX_4FSkU-pIzqGoqudJc-jmFWNDLPUoqGRbPi_K6zh7bppsURfkHLnTfoDziz6YO4pgwsyqlpxX4tqlVqqbDPZMQdwRV__OJ3Y6d5p_ZtNZz65-ORM/s1600/domain+psikomotorik.png

Taksonomi Dave’s terdiri dari lima kategori dari yang tingkat pemulai ke yang paling piawai seperti yang  nampak dalam piramida. Penjelasan singkat dan kata kuci dari kelimta kelima kategori tersbut adalah sebagai berikut.:
1.        Peniruan
Terjadi ketika siswa mengamati suatu gerakan.Mulai memberi respons serupa dengan yang diamati.Mengurangi koordinasi dan kontrol otot-otot saraf. Peniruan ini pada umumnya dalam bentuk global dan tidak sempurna
2.        Manipulasi
Menekankan perkembangan kemampuan mengikuti pengarahan, penampilan, gerakan-gerakan pilihan yang menetapkan suatu penampilan melalui latihan.Pada tingkat ini siswa menampilkan sesuatu menurut petunjuk-petunjuk tidak hanya meniru tingkah laku saja.
3.        Ketetapan
Memerlukan kecermatan, proporsi dan kepastian yang lebih tinggi dalam penampilan. Respon-respon lebih terkoreksi dan kesalahan-kesalahan dibatasi sampai pada tingkat minimum.
4.        Artikulasi
Menekankan koordinasi suatu rangkaian gerakan dengan membuat urutan yang tepat dan mencapai yang diharapkan atau konsistensi internal di antara gerakan-gerakan yang berbeda.
5.        Pengalamiahan
Menurut tingkah laku yang ditampilkan dengan paling sedikit mengeluarkan energi fisik maupun psikis.Gerakannya dilakukan secara rutin.Pengalamiahan merupakan tingkat kemampuan tertinggi dalam domain psikomotorik.

Berikut ini daftar kata kerja operasional ranah psikomotorik yang dapat digunakan untuk merumuskan indikator hasil belajar.
KATA KERJA OPERASIONAL PSIKOMOTORIK.png
Daftar kata kerja tersebut tidak mutlak. Mungkin masih ada kata kerja lain pada konteks tertentu yang lebih tepat. Apabila menemukannya, Anda bisa menambahkannya dalam daftar ini dan dapat menggunakannya.
Berdasarkan jurnal Rev. A. C. Egereonu yang berjudul “ANALYSIS OF PSYCHOMOTOR DOMAIN AS A RELEVANT FACTOR IN THE UNDERSTANDING OF MATHEMATICAL CONCEPTS” terdapat beberapa kebutuhan untuk menilai psikomotor dalam matematika:
1.      Untuk validitas konkuren serentak / tinggi
2.      Dasar untuk tugas baru
3.      Untuk menghindari fiksasi pada tahap selanjutnya - satu tugas mendahului / tergantung pada yang sebelumnya.
4.      Dominasi kegiatan psikomotorik - bahkan sejak zaman kuno.
5.      Pengabaian psikomotor dalam preferensi untuk penilaian kognitif.
6.      Hukum kontak - Untuk menghapus abstraksi
7.      Untuk menerapkan konsep konsep Plagets / Bruno ke setiap gerakan dan ikon.
8.      Hukum Antisipasi Pematangan morfologis: kecenderungan untuk mengisap dari rahim oleh anak dan rahim di luar anak untuk mengisap payudara.
9.      Untuk menyeimbangkan pengembangan kepribadian untuk tantangan di masa depan.
10.  Untuk pembelotan dini dari endowmen positif / negatif dalam kegiatan olahraga dan opsi serupa untuk dorongan / peningkatan.

Dari pembahasan diatas, penulis muncul beberapa pertanyaan, yaitu :
1.        Berikan contoh kemampuan psikomotor menurut Taksonomi Dave’s yang terdiri dari lima kategori dari yang tingkat pemulai ke yang paling piawai
2.        Pada penerapan baik indikator hasil belajar dan tujuan pembelajaran, bolehkah pada KD keterampilan hanya satu indikator dan satu tujuan pembelajaran ? dan langsung menggunakan ranah keterampilan level naturalisasi



REFLEKSI

Nama      :Septi Nurwulandari NIM       :P2A918027 Materi     :Criteria For Authentic Assessment Of Mathematics: Understanding Success...