Nama :Septi Nurwulandari
NIM :P2A918027
Materi :Criteria For Authentic Assessment Of
Mathematics: Understanding Success, Failure And Inequality
|
Question Number
|
Question
|
5 Februari 2019
|
|
1
|
Apa yang telah saya pahami?
|
Penilaian merupakan hal yang tidak
dapat dipisahkan dalam menentukan keberhasilan proses dan hasil belajar
terutama pelajaran matematika, bukan hanya sebagai alat yang digunakan untuk menilai
hasil belajar. Kegiatan penilaian memberikan gambaran dan informasi pada guru
dalam rangka peningkatan kualitas mengajar dan membantu siswa mencapai
perkembangan serta kemajuan belajarnya secara optimal. Kemajuan belajar siswa
merupakan salah satu indikator keberhasilan guru mengajar. Penilaian autentik
harus mendeskripsikan sikap, keterampilan, dan pengetahuan siswa berdasarkan
dari pengalaman belajar mereka, bagaimana mereka mengaplikasikan
pengetahuannya.
|
|
2
|
Apa yang belum saya pahami?
|
Saya belum memahami teknik penilaian
autentik secara spesifik, teknik mana saja yang sebaiknya digunakan dalam penerapannya
|
|
3
|
Usaha-usaha apa saja yang
dilakukan supaya saya paham?
|
Mencoba memahami kembali materi
tentang penilaian autentik dalam pembelajaran matematika dan lebih lengkap
lagi mencari materi pembahasannya dengan literasi di internet dan buku,
bertanya dan minta penjelasan kepada teman kembali.
|
|
4
|
Apa yang saya dapatkan dari
teman?
|
Karakter penilaian pada kegiatan
penilaian autentik tidak hanya berorientasi pada karakteristik yang
dimunculkan siswa, tetapi mencakup karakteristik metode pembelajaran,
kurikulum yang sedang digunakan, fasilitas dan administrasi sekolah. Para siswa
tidak hanya mengerjakan atau melakukan kegiatan sesuai dengan instruksi guru,
tetapi dapat pula menunjukkan perilaku tertentu yang diinginkan sesuai
rumusan tujuan pembelajaran, tetapi mampu mengerjakan sesuatu yang terkait
dengan aplikasi pada konteks kehidupan nyata.
|
|
5
|
Apa yang saya berikan kepada
teman?
|
Diskusi
membahas penilaian autentik membuat kami saling mengerti dampak yang akan
dihasilkan dari setiap poinnya
|
Nama :Septi Nurwulandari
NIM :P2A918027
Materi :Penilaian Afektif dalam Pembelajaran Matematika
|
Question Number
|
Question
|
14 Februari 2019
|
|
1
|
Apa yang telah saya pahami?
|
Ø Ranah afektif
adalah ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai yang mencakup watak
perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai.
Ø Bangun
kepercayaan dan kecintaan terhadap matematika
Ø Kemas materi
semenarik mungkin dan sampaikan manfaat dalam mempelajari materi tersebut
Ø Ciptakan bahan
ajar yang unik dan mudah dimengerti
Ø Kenali karakteristik
siswa dan jangan buat siswa untuk takut mencoba
|
|
2
|
Apa yang belum saya pahami?
|
Secara spesifik penilaian
afektif yang bagaimana yang relevan untuk
digunakan dalam pembelajaran matematika?
|
|
3
|
Usaha-usaha apa saja yang
dilakukan supaya saya paham?
|
Mencoba memahami kembali materi
tentang penilaian afektif dalam pembelajaran matematika dan lebih lengkap
lagi mencari materi pembahasannya dengan literasi di internet dan buku,
bertanya dan minta penjelasan kepada teman kembali.
|
|
4
|
Apa yang saya dapatkan dari
teman?
|
Dalam
matematika komponen afektif yang penting untuk diukur yaitu: sikap siswa
terhadap matematika yang menyangkut perbuatan, perasaan dan pikiran siswa,
minat siswa terhadap matematika, dan konsep diri siswa terhadap pelajaran matematika
|
|
5
|
Apa yang saya berikan kepada
teman?
|
Diskusi membahas penilaian afektif membuat
kami saling mengerti dampak yang akan dihasilkan dari setiap poinnya
|
Nama :Septi Nurwulandari
NIM :P2A918027
Materi :Framework for classroom assesment in mathematics
|
Question Number
|
Question
|
21 Februari 2019
|
|
1
|
Apa yang telah saya pahami?
|
Penilaian kelas adalah suatu bentuk
kegiatan guru yang terkait dengan pengambilan keputusan tentang pencapaian
kompetensi atau hasil belajar peserta didik yang mengikuti proses
pembelajaran tertentu. Untuk itu, diperlukan data sebagai informasi yang diandalkan
sebagai dasar pengambilan keputusan berhubungan dengan sudah atau belum
berhasilnya peserta didik dalam mencapai suatu kompetensi. Data yang
diperlukan dapat dijaring dan dikumpulkan selama pembelajaran berlangsung
melalui prosedur dan alat penilaian yang sesuai dengan kompetensi yang akan
dinilai. Sehingga diperoleh potret/profil kemampuan peserta didik dalam
mencapai sejumlah kompetensi dasar yang tercantum dalam kurikulum.
|
|
2
|
Apa yang belum saya pahami?
|
Saya belum memahami teknik penilaian
kelas secara spesifik, teknik mana saja yang sebaiknya digunakan dalam penerapannya
serta saya belum memahami dalam pembelajaran matematika penilaian sikap
dan penilaian pengetahuan yang manakah yang relevan untuk digunakan ?
|
|
3
|
Usaha-usaha apa saja yang
dilakukan supaya saya paham?
|
Mencoba memahami kembali materi
tentang penilaian kelas dalam pembelajaran matematika dan lebih lengkap lagi
mencari materi pembahasannya dengan literasi di internet dan buku, bertanya
dan minta penjelasan kepada teman kembali.
|
|
4
|
Apa yang saya dapatkan dari
teman?
|
Penilain
didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi unsur
subjektifitas penilai. Dalam hal ini pendidik harus menggunakan rubrik
atau pedoman dalam pemberikan skor penilaian terhadap jawaban peserta.Peniaian harus dilaksanakan
secara utuh yang merefleksikan pengetahuan (kognitif), ketrampilan
(psikomotor), dan sikap ( afektif), sesuai karakteristik masing-masing mata
pelajaran.
|
|
5
|
Apa yang saya berikan kepada
teman?
|
Diskusi membahas penilaian kelas membuat
kami saling mengerti dampak yang akan dihasilkan dari setiap poinnya
|
Nama :Septi Nurwulandari
NIM :P2A918027
Materi :Analysis of Psichomotor Domain as a
Relevant Faktor in The Understanding of Mathematical Concepsts
|
Question Number
|
Question
|
26 Februari 2019
|
|
1
|
Apa yang telah saya pahami?
|
Ranah
psikomotor merupakan ranah yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau
kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu.
Hasil belajar psikomotor ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari hasil
belajar kognitif (memahami sesuatu) dan dan hasil belajar afektif (yang baru
tampak dalam bentuk kecenderungan-kecenderungan berperilaku). Ranah
psikomotor adalah berhubungan dengan aktivitas fisik, misalnya lari,
melompat, melukis, menari, memukul, dan sebagainya.
Hasil
belajar keterampilan (psikomotor) dapat diukur melalui: (1) pengamatan
langsung dan penilaian tingkah laku peserta didik selama proses pembelajaran
praktik berlangsung, (2) sesudah mengikuti pembelajaran, yaitu dengan jalan
memberikan tes kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan, keterampilan,
dan sikap, (3) beberapa waktu sesudah pembelajaran selesai dan kelak dalam
lingkungan kerjanya.
|
|
2
|
Apa yang belum saya pahami?
|
Pada penerapan baik indikator hasil belajar dan tujuan
pembelajaran, bolehkah pada KD keterampilan hanya satu indikator dan satu
tujuan pembelajaran ? dan langsung menggunakan ranah keterampilan level
naturalisasi
|
|
3
|
Usaha-usaha apa saja yang
dilakukan supaya saya paham?
|
Mencoba memahami kembali materi
tentang ranah psikomotor dalam pembelajaran matematika dan lebih lengkap lagi
mencari materi pembahasannya dengan literasi di internet dan buku, bertanya
dan minta penjelasan kepada teman kembali.
|
|
4
|
Apa yang saya dapatkan dari
teman?
|
Psikomotor dan matematika saling
melengkapi dan relevan untuk pengembangan Teknologi. Jika digunakan dalam
pengajaran oleh guru, guru harus selalu menggunakan prinsip-prinsip
psikomotor dalam pengujian sebagai dasar untuk pengembangan optimal di
tingkat makro.
|
|
5
|
Apa yang saya berikan kepada
teman?
|
Diskusi membahas ranah psikomotor membuat
kami saling mengerti dampak yang akan dihasilkan dari setiap poinnya
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar