Assalamu’alaikum teman-teman.
Pada kesempatan kali ini
kita akan membahas Internet of Things. Yuk kita simak bersama.
IoT merupakan segala
aktifitas yang pelakunya saling berinteraksi dan dilakukan dengan memanfaatkan
internet. Dalam penggunaan nya Internet of Thing banyak ditemui dalam berbagai
aktifitas, contohnya : banyaknya transportasi online, e-commerce, pemesanan tiket
secara online, live streaming, e-learning dan lain-lain bahkan sampai alat-alat
untuk membantu dibidang tertentu seperti remote temperature sensor, GPS
tracking, and sebagainya yang menggunakan internet atau jaringan sebagai media
untuk melakukannya.
Dengan banyaknya
manfaat dari Internet of Things maka membuat segala sesuatu nya lebih mudah,
dalam bidang pendidikan IoT sangat diperlukan untuk melakukan segala aktifitas
dengan menggunakan sistem dan tertata serta sistem pengarsipan yang tepat.
Penulis menemukan salah satu
jurnal yang membahas tentang Internet of Things yang berjudul "Sistem Internet Of Things (Iot)
Berbasis Cloud Computing Dalam Campus Area Network".
Jurnal tersebut
membahas sistem penggunaan internet secara keseluruhan untuk memenuhi aktifitas
kampus yang sangat banyak mendapat manfaat terlebih jika sistem Internet of
Things ini mempunyai kehandalan jika berintegrasi dengan cloud computing. Cloud
computing Merupakan tekonologi yang memberikan pelayanan secara luas dengan
akses internet dimanapun berada, media penyimpanan cloud computing berada di
internet.
Cloud computing
menyimpan semua data di server yang tidak tau dimana letak server tersebut. Ada
3 layanan cloud computing yang dapat digunakan yaitu:
1. Software as a Service (SaaS) Layanan cloud
computing dimana pengguna dapat menggunakan aplikasi atau perangkat lunak
(software) yang disediakan oleh cloud provider (penyedia jasa cloud computing).
Layanan produktivitas: Office365,
GoogleDocs,
Contoh
dari layanan SaaS adalah : Layanan email: Gmail, YahooMail, LiveMail.·Adobe
Creative Cloud. Layanan social network: Facebook, Twitter,·
Layanan instant messaging: Yahoo
Messenger,·Tagged.
Skype, GTalk.
2. Platform as a Service (PaaS) Layanan yang
difasilitasi oleh cloud provider untuk menyediakan platform bagi pengembangan
aplikasi- aplikasi. Pengguna dapat berfokus pada pengembangan aplikasi tanpa
perlu mengkhawatirkan platform aplikasi tersebut. Contoh dari layanan PaaS
adalah : Amazon Web Service, Windows Azure, dan GoogleApp Engine.
3. Infrastructure as a Service (IaaS) Pada layanan
ini pengguna dapat menyewa infrastruktu yang di sediakan oleh cloud provider
(unit komputasi, storage, memory, network, dan sebagainya). Pada layanan ini
seluruhnya pengguna yang menentukan perangkat perangkat untuk cloud computing
yang akan digunakan, jika sistem virtual di cloud tersebut menggunakan source
yang besar, pengguna dapat menambahkan ram sesuai kebutuhan. Contoh dari
layanan IAAS adalah : Amazon EC2, Rackspace Cloud, Windows Azure,
Berdasarkan
pemaparan diatas, menurut teman-teman dapatkah sistem could computing
diterapkan dalam pembelajaran matematika?
Menurut saya bisa, karena terdapat beberapa kelebihan yaitu:
BalasHapusMerupakan media komunikasi yang efektif, cepat dan kredibel untuk menyampaikan materi elearning dari seorang pakarnya
-Mencakup area yang luas
Peserta memperoleh visualisasi lengkap pembicarannya.
-Kelas Besar atau kecil : Kelas tidak membutuhkan bentuk fisik lagi, semuanya dapat dibangun dalam aplikasi Internet.
-Kapan saja, dimana saja : Dapat diakses dari lokasi mana saja dan bersifat global. Elearning menghilangkan batasan waktu dan tempat dengan karakteristik kelas tradisonal dengan menggunakan mode komunikasi asynchronous seperti email, diskusi online, mahasiswa dapat mengakses 24 jam setiap hari.
-Membangun Komunitas : Pembelajaran adalah proses sosial. Siswa dapat belajar saling tukar informasi satu dengan yang lain seperti dengan instruktur. Dapat diciptakan interaksi yang bersifat real time maupun non-real time.
-Peningkatan Pembelajaran siswa