Evaluasi Proses Pembelajaran
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarokaatuh
Apa
kabar teman-teman ? semoga dalam keadaan sehat wal ‘afiat yaa.
Kali
ini kita akan membahas hasil observasi yang dilakukan pada salah satu Sekolah
Menengah Pertama Kota Jambi. Obsevasi ini dilakukan pada hari jumat tanggal 1
Februari 2019 di kelas XI dengan materi perpangkatan. Observasi yang dilakukan
secara berkelompok ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pembelajaran yang
berlangsung di kelas tersebut.
Observasi
dimulai dari guru memasuki kelas, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan
kegiatan penutup. Pada kegiatan pendahuluan guru memberi salam dan memerintahkan ketua kelas memimpin do’a, guru mengecek kehadiran siswa, guru tidak memberikan
motivasi dan apersepsi sebelum pembelajaran dimulai.
Pada
kegiatan inti guru dan siswa hanya membahas soal yang berkaitan dengan materi
perpangkatan. Soal langsung di bahas oleh guru di depan kelas sedangkan siswa
hanya memperhatikan guru menjelaskan, akibatnya siswa menjadi pasif dan
pembelajaran menjadi monoton.
Dari
hasil observasi tersebut, terdapat beberapa hasil evaluasi proses pembelajaran
yang penulis temukan:
A. Identifikasi Masalah
1. Guru
tidak memberikan motivasi dan apersepsi
2. Siswa
tidak aktif dalam pembelajaran sehingga tidak ada umpan balik dari siswa
3. Pembelajaran
yang monoton yang mengakibatkan siswa menjadi jenuh
B. Penyebab Permasalahan
1. Guru
tidak menerapkan model pembelajaran
2. Siswa
kekurangan motivasi belajar
C. Tindakan Perbaikan
1. Seharusnya
guru memulai pembelajaran dengan apersepsi dan memberikan motivasi kepada siswa
2. Seharusnya
guru memerintahkan kepada siswa untuk mengerjakan soal-soal secara individu
ataupun secara berkelompok kemudian
dibahas bersama didepan kelas
D. Tindakan Pencegahan
1. Guru
diharapkan lebih kreatif dalam pembelajaran dengan mengikuti pelatihan
2. Guru
menerapkan model pembelajaran tertentu yang sesuai dengan kondisi kelas dan
materi yang akan di ajarkan
Dari hasil
evaluasi proses pembelajaran tersebut, silahkan teman-teman koreksi dan berikan
tindakan pencegahannya menurut teman-teman. terimakasih
Sekian
untuk pembahasan kali ini
Semoga
bermanfaat
Wassalamu’alaikum
warohmatullahi wabarokaatuh
Tindakkan pencegahan yang paling optimal untuk permasalahan bisa di cegah dari perbaikan diri seorang guru. Guru harus mampu mengetahui kelemahan dan kekurangan diri sehingga guru bisa memperbaiki kekurangannya itu serta pemilihan metode dan strategi yang tepat di sertai media yg optimal saya rasa akan mampu untung mengatasi permasalahan tersebut.
BalasHapusMenurut saya, pendapat penulis sudah benar. Akan tetapi, sebaiknya guru Benar-benar mempersiapkan diri sebelum mengajar dengan mempersiapkan materi, metode, pendekatan, maupun model yang tepat dan sesuai untuk kelas tersebut
BalasHapusTindakan pencegahan lain yg bisa dilakukan yakni guru perlu memahami karakter siswa, penyebab kesulitan belajar, melakukan/memberikan latihan mandiri sehingga tercipta interaksi dengan siswa, membangun kepercayaan diri pada siswa serta menerapkan metode/model yg tepat sehingga siswa mampu menerima dan memiliki daya serap pada materi matematika tersebut sehingga dapat menunjang proses pembelajaran yang lebih baik.
BalasHapus