Minggu, 03 Februari 2019


Evaluasi Proses Pembelajaran

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh

Apa kabar teman-teman ? semoga dalam keadaan sehat wal ‘afiat yaa.

Kali ini kita akan membahas hasil observasi yang dilakukan pada salah satu Sekolah Menengah Pertama Kota Jambi. Obsevasi ini dilakukan pada hari jumat tanggal 1 Februari 2019 di kelas XI dengan materi perpangkatan. Observasi yang dilakukan secara berkelompok ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pembelajaran yang berlangsung di kelas tersebut.
Observasi dimulai dari guru memasuki kelas, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Pada kegiatan pendahuluan guru memberi salam dan memerintahkan ketua kelas memimpin doa, guru mengecek kehadiran siswa, guru tidak memberikan motivasi dan apersepsi sebelum pembelajaran dimulai.
Pada kegiatan inti guru dan siswa hanya membahas soal yang berkaitan dengan materi perpangkatan. Soal langsung di bahas oleh guru di depan kelas sedangkan siswa hanya memperhatikan guru menjelaskan, akibatnya siswa menjadi pasif dan pembelajaran menjadi monoton.
Dari hasil observasi tersebut, terdapat beberapa hasil evaluasi proses pembelajaran yang penulis temukan:
A.  Identifikasi Masalah
1.      Guru tidak memberikan motivasi dan apersepsi
2.      Siswa tidak aktif dalam pembelajaran sehingga tidak ada umpan balik dari siswa
3.      Pembelajaran yang monoton yang mengakibatkan siswa menjadi jenuh
B.  Penyebab Permasalahan
1.      Guru tidak menerapkan model pembelajaran
2.      Siswa kekurangan motivasi belajar
C.  Tindakan Perbaikan
1.      Seharusnya guru memulai pembelajaran dengan apersepsi dan memberikan motivasi kepada siswa
2.      Seharusnya guru memerintahkan kepada siswa untuk mengerjakan soal-soal secara individu ataupun secara berkelompok kemudian  dibahas bersama didepan kelas
D.  Tindakan Pencegahan
1.      Guru diharapkan lebih kreatif dalam pembelajaran dengan mengikuti pelatihan
2.      Guru menerapkan model pembelajaran tertentu yang sesuai dengan kondisi kelas dan materi yang akan di ajarkan

Dari hasil evaluasi proses pembelajaran tersebut, silahkan teman-teman koreksi dan berikan tindakan pencegahannya menurut teman-teman. terimakasih

Sekian untuk pembahasan kali ini

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

3 komentar:

  1. Tindakkan pencegahan yang paling optimal untuk permasalahan bisa di cegah dari perbaikan diri seorang guru. Guru harus mampu mengetahui kelemahan dan kekurangan diri sehingga guru bisa memperbaiki kekurangannya itu serta pemilihan metode dan strategi yang tepat di sertai media yg optimal saya rasa akan mampu untung mengatasi permasalahan tersebut.

    BalasHapus
  2. Menurut saya, pendapat penulis sudah benar. Akan tetapi, sebaiknya guru Benar-benar mempersiapkan diri sebelum mengajar dengan mempersiapkan materi, metode, pendekatan, maupun model yang tepat dan sesuai untuk kelas tersebut

    BalasHapus
  3. Tindakan pencegahan lain yg bisa dilakukan yakni guru perlu memahami karakter siswa, penyebab kesulitan belajar, melakukan/memberikan latihan mandiri sehingga tercipta interaksi dengan siswa, membangun kepercayaan diri pada siswa serta menerapkan metode/model yg tepat sehingga siswa mampu menerima dan memiliki daya serap pada materi matematika tersebut sehingga dapat menunjang proses pembelajaran yang lebih baik.

    BalasHapus

REFLEKSI

Nama      :Septi Nurwulandari NIM       :P2A918027 Materi     :Criteria For Authentic Assessment Of Mathematics: Understanding Success...